Obat tradisional diabetes melitus atau obat diabetes tradisional, jelly gamat solusi pengobatan tradisional untuk mengatasi dan mengobati sekaligus menyembuhkan penyakit diabetes atau kencing manis alias gula darah.

Mengapa obat tradisional diabetes melitus jelly gamat mampu menyembuhkan penyakit kencing manis? simak artikelnya secara lengkap dan temukan jawabannya.

Informasi Diabetes Mellitus / Kencing Manis / Penyakit Gula Darah – Pengertian, Definisi, Pencegahan, Perawatan, Petunjuk, dll

Diabetes melitus adalah suatu penyakit gangguan kesehatan di mana kadar gula dalam darah seseorang menjadi tinggi karena gula dalam darah tidak dapat digunakan oleh tubuh. Diabetes Mellitus / DM dikenal juga dengan sebutan penyakit gula darah atau kencing manis yang mempunyai jumpah penderita yang cukup banyak di Indonesia juga di seluruh dunia.

Pada orang yang sehat karbohidrat dalam makanan yang dimakan akan diubah menjadi glokosa yang akan didistribusikan ke seluruh sel tubuh untuk dijadikan energi dengan bantuan insulin. Pada orang yang menderita kencing manis, glukosa sulit masuk ke dalam sel karena sedikit atau tidak adanya zat insulin dalam tubuh. Akibatnya kadar glukosa dalam darah menjadi tinggi yang nantinya dapat memberikan efek samping yang bersifat negatif atau merugikan.

Kadar gula yang tinggi akan dibuang melalui air seni. Dengan demikian air seni penderita kencing manis akan mengandung gula sehingga sering dilebung atau dikerubuti semut. Selanjutnya orang tersebut akan kekurangan energi / tenaga, mudah lelah, lemas, mudah haus dan lapar, sering kesemutan, sering buang air kecil, gatal-gatal, dan sebagainya. Kandungan atau kadar gula penderita diabetes saat puasa adalah lebih dari 126 mg/dl dan saat tidak puasa atau normal lebih dari 200 mg/dl. Pada orang normal kadar gulanya berkisar 60-120 mg/dl.

Penyakit yang akan ditimbulkan oleh penyakit gula darah ini adalah gangguan penglihatan mata, katarak, penyakit jantung, sakit ginjal, impotensi seksual, luka sulit sembuh dan membusuk / gangren, infeksi paru-paru, gangguan pembuluh darah, stroke dan sebagainya. Tidak jarang bagi penderita yang parah bisa amputasi anggota tubuh karena pembusukan. Oleh sebab itu sangat dianjurkan melakukan perawatan yang serius bagi penderita serta melaksanakan / menjalani gaya hidup yang sehat dan baik bagi yang masih sehat maupun yang sudah sakit.

Terdapat dua tipe diabetes mellitus, DM tipe 1 adalah di mana tubuh kekurangan hormon insulin atau istilahnya Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM) dan DM tipe 2 di mana hormon insulin dalam tubuh tidak dapat berfungsi dengan semestinya atau istilahnya Non-Insulin Dependent Diabetes Mellitus (NIDDM).

Diabetes bukan 100% penyakit turunan. Diabetes melistus bisa disebakan riwayat keturunan maupun disebabkan oleh gaya hidup yang buruk. Setiap orang bisa terkena penyakit kencing manis baik tua maupun muda. Waspada bagi anda yang memiliki orang tua yang merupakan pengidap diabetes, karena anda akan juga memiliki bakat gula darah jika tidak menjalankan gaya hidup yang baik.

Resiko terkena diabetes dapat dikurangi dengan mengatur pola makan yang sehat, rajin olahraga, tidur yang cukup, menghindari rokok mirasantika dan lain sebagainya. Bagi anda yang sudah terkena diabetes sebaiknya berolahraga setiap pagi, makan makanan yang bergizi rendah karbohidrat dan lemak namun tinggi protein, vitamin dan mineral. Perbanyak makan sayuran dan makanan berserat tinggi lainnya. Rajin-rajin memeriksakan kandungan gula darah anda dan menginjeksi insulin ke dalam tubuh dan minum obat jika diperlukan sesuai petunjuk dokter secara teratur. Dengan begitu anda dapat menghindar dari resiko efek yang lebih parah.

Sumber: http://organisasi.org

Solusi pengobatan diabetes melitus dengan obat tradisional diabetes jelly gamat gold-g, mengapa harus dengan obat tradisional kencing manis jelly gamat?

Menurut Dr.Ir.M. Ahkam Subroto, M.App.Sc., Periset Bioteknolog LIPI, kandungan protein tinggi pada teripang yang mencapai 82%, baik diberikan kepada penderita diabetes. Protein tinggi berperan meregenerasi sel beta pankreas yang memproduksi insulin. Hasilnya, produksi insulin meningkat. (Trubus 441, Agustus 2006, halaman 109).

Dari penelitian juga terbukti bahwa teripang/gamat memiliki kandungan “Cell Growth Factor” (faktor regenerasi sel) sehingga mampu merangsang regenerasi/pemulihan sel dan jaringan tubuh manusia yang telah rusak/sakit bahkan membusuk, sehingga menjadi sehat/pulih kembali. Contoh yang mudah misalnya pada kasus penderita diabetes melitus. Selain diminum, gamat juga dioleskan pada luka yang sudah membusuk, bahkan hampir diamputasi. Ternyata, “Cell Growth Factor” mampu bekerja dengan baik sehingga luka menjadi pulih dengan cepat.

Kandungan kromium teripang juga membantu kinerja insulin untuk menurunkan diabetes. Caranya melalui penyerapan glukosa berlebih dalam darah dan menyedot glukosa masuk jaringan darah lebih cepat. Ini menyebabkan konsumsi teripang mencegah serta memulihkan penyakit diabetes mellitus. Itu sebabnya penyakit gula tinggi Suharmen lenyap dan pembusukan paru-paru terhambat. Gamat kemudian meregenerasi sel paru-paru sehingga penyakitnya pulih, walau membutuhkan waktu 2 tahun.

Ekstrak teripang itulah yang kini menjadi buah bibir di masyarakat Indonesia. Banyak pasien berharap sembuh dari penyakit mematikan dengan mengkonsumsi ekstraknya. Di sisi lain banyak pula dokter yang mengidap penyakit tertentu, lalu mengkonsumsi teripang untuk diri sendiri dan merasakan faedahnya. Episode berikutnya, sang dokter menganjurkan-jika tak boleh dibilang meresepkan-kepada para pasien.

Sekadar menyebut contoh, di Jakarta ada dr Pieter AW Pattinama MPH, mantan direktur RS PGI Cikini. Derita panjang akibat serangan diabetes mellitus sejak 1972 akhirnya berujung. Itu setelah ia melakukan terapi akupunktur plus konsumsi ekstrak gamat. Kadar gula darah pria 59 tahun itu semula 500 mg/dl turun menjadi 160 mg/dl dalam 2 bulan. (Trubus, Edisi: Minggu, 02 Juli 2006 17:12:52).Info pemesanan klik disini

Prof Dr dr Askandar Tjokroprawiro SpPD dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya, menegaskan insulin, hormon yang diproduksi sel beta pankreas berfungsi mengatur metabolisme glukosa menjadi energi. Jika jumlahnya berlebih dalam darah, muncullah diabetes. Itu menyebabkan berbagai komplikasi, seperti stroke, katarak, jantung koroner, dan gangren. Penderita diabetes juga rentan infeksi.

Banyak penyebab kaki penderita diabetes mudah infeksi. Askandar mencontohkan, terkena knalpot, lecet akibat sepatu sesak, luka kecil saat memotong kuku, kompres kaki yang terlalu panas. Infeksi kaki mudah timbul pada penderita diabetes kronis yang dikenal sebagai penyulit gangren atau ulkus. Jika dibiarkan, infeksi mengakibatkan pembusukan pada bagian luka karena tidak mendapat aliran darah. Pasalnya, pembuluh darah penderita diabetes banyak tersumbat atau menyempit. Jika luka membusuk, bagian terinfeksi harus diamputasi.

Hal itulah yang dialami M Fuad Hartoro Aji di Jakarta. Kadar gula darahnya 700 mg/dl, kadar normal 200 mg/dl. Setelah menghentikan konsumsi makanan manis, nilai itu perlahan turun ke angka 200 mg/dl. Walau Fuad merasa tenang dengan angka itu, bukan berarti ancaman hilang.

Pada Oktober 2006 ketika sedang menikmati acara televisi, nyamuk mengisap darah di tubuhnya. Akibatnya, kulit pria kelahiran Jakarta itu berbintik kecil berwarna merah. Lantaran gatal, Fuad kerap menggaruknya. Hasilnya, bintik itu membesar dan membengkak dengan diameter 4 cm. Bukan itu saja, bentol itu berkembang menjadi 22 titik disertai kaki menghitam.

Dokter yang merawat Fuad memutuskan untuk mencongkel satu per satu bentol itu. Setelah dua hari rawat inap bengkak memang sirna, tapi yang tersisa luka sedalam 0,5 cm yang tak kunjung menutup. Luka itu juga membuat Fuad tidak bisa berjalan lantaran kakinya membesar dan sakit jika dipijakkan.

Selama satu tahun luka itu dibiarkan oleh Fuad. Pada Januari 2008 temannya, Edi, menyodorkan ekstrak teripang oles dan jeli yang diminum. ‘Saya borehkan ekstrak teripang ke satu per satu luka hingga memenuhi lubangnya,’ kata Fuad. Sedangkan jeli gamat dikonsumsinya 3 kali 2 sendok sehari. Tiga hari rutin mengoleskan jeli teripang Fuad tercengang. Seluruh bekas luka menutup.

‘Itu berkat kandungan asam amino tinggi,’ kata Walter K M Yee, ahli gizi dari Luxor Malaysia. Ada 11 asam amino dalam teripang, di antaranya asam eicosapentaenat (EPA) dan asam docosahexaenat (DHA) yang tinggi, masing-masing 25,69% dan 3,69%. Nilai EPA besar menandakan kecepatan teripang memperbaiki jaringan rusak.

Wang H dan Zhang G dari Shanghai Institute of Hematology, Shanghai Second Medical University, China mengungkap teripang kaya senyawa glikosaminoglikan yang bersifat antipenggumpalan dan pembekuan darah. Itu sebabnya luka Fuad lekas menutup.

Berikut ini merupakan kisah nyata sembuh dari penyakit kencing manis atau gula darah dengan konsumsi obat tradisional diabetes melitus jelly gamat gold-g, simak kisahnya :

Gula Darah Saya Turun dan Kaki Tidak Terasa Sakit Lagi

Nama           :  Thio Yu Li
Umur           : 64 Tahun
Alamat        : Lampung
Keluhan      : Kencing Manis & Kaki Sakit
Prodak        : Gamat gold G obat tradisional diabetes

Saya menderita kencing manis dan kaki sering sakit. Jika berjalan dan berdiri agak lama kaki sakit dan nyeri. Kepala saya juga tanpa sadar sering bergerak-gerak (ini sudah terjadi sekitar 8 tahun). Saya sudah ke dokter tetapi tambah lama kepala bergerak tambah cepat. Kemudian anak saya menyuruh saya minum Gold-G, 1 hari 2×3 sendok makan.

Sekarang ini kepala saya sudah jarang bergerak-gerak sendiri tanpa sadar dan setelah saya periksa kencing saya, ternyata gula darah turun dari 400 menjadi 250 kemudian turun menjadi 232 dan baru-baru ini turun menjadi 218. Kaki saya juga sudah tidak terasa sakit dan nyeri. Sampai saat ini dan seterusnya saya mengkonsumsi Gold-G untuk kesehatan saya.

Alergi, Diabetes, Herpes, Hipertensi sembuh dengan obat tradisional diabetes gamat gold g

Nama                    :     Dr. F. Liana Wanane
Usia                       :     37 tahun
Keluhan               :     Alergi, Diabetes, Herpes, Hipertensi
Jenis Produk     :     gamat Gold-G

Saya, seorang dokter di RSUD Abepura.
Saya memiliki pengalaman-pengalaman menarik yang dialami oleh pasien-pasien saya:

Saya memiliki pasien berusia 19 tahun, memiliki masalah bintik-bintik dan bentol-bentol pada bagian wajah dan leher. Dia sudah beberapa kali berobat ke dokter spesialis kulit tetapi belum juga mendapatkan kesembuhan. Suatu hari, dia datang pada saya untuk berkonsultasi, lalu saya sarankan untuk mengoleskan Gold-G pada bagian wajah dan leher. Keesokan harinya, pasien tersebut datang lagi pada saya, ternyata menunjukkan suatu perubahan yang luar biasa hanya dalam 1 hari saja.
Saya juga memiliki seorang pasien yang berusia 60 tahun, menderita penyakit diabetes selama 3 tahun. Saya memberikannya 1 sdm Gold-G. Kemudian saya memintanya untuk kembali keesokan harinya untuk memeriksa gula darahnya. Ternyata gula darah yang mulanya 194 turun menjadi 87.
Seorang pemuda yang menderita herpes datang kepada saya. Setelah saya melihat, herpes yang diderita ada di sekitar pundak dan terasa perih sekali. Kemudian saya mengoleskan Gold-G pada bagian pundak yang sakit dan hasilnya rasa sakit hilang, luka pun menjadi kering.

Badan lebih segar dan gula darah normal dengan obat tradisional kencing manis gamat gold G

Nama                   :      Lailan Basrah
Usia                      :     47 tahun
Keluhan              :     Diabetes
Jenis Produk    :     Gold-G, Cyano Spirulina

Karena mengidap diabetes, seluruh tubuh saya lemas dan bertambah kurus. Badan tidak bisa diajak kompromi, begitu terasa capek dan selalu ngantuk. Setelah saya konsumsi Gold-G, keesokan harinya saya bangun tidur, badan terasa ringan sehingga saya terus konsumsi Gold-G.

Kini saya juga konsumsi Spirulina dan badan saya semakin segar. Sekarang gula darah saya sudah normal. Untuk informasi pemesanan klik cara pemesanan

Kisah Sembuh dari derita penyakit diabetes melitus atau kencing manis yang kami kutif dari artikel majalah trubus online berikut ini:

Trubus 468 – November 2008  ( Lepas dari Jeratan si Manis)

Tiket pesawat ke Jakarta sudah di tangan drg. Suyatno Sutopo. Menjelang berangkat, tiba-tiba napasnya terengah-engah. Dokter gigi itu bersandar lemah di tepi tempat tidur. Ini serangan jantung, harus segera dibawa ke rumah sakit, tutur Sutandyo, kakak ipar Suyatno, yang juga dokter.

Dini hari itu Sutandyo bergegas membawa drg. Suyatno ke Semarang. Sepanjang perjalanan Suyatno sulit bernapas. Dokter yang memeriksanya mendiagnosis Suyatno menderita infark. Infark adalah matinya otot jantung akibat tersumbatnya pembuluh darah koroner yang memasok darah ke otot jantung. Selain memvonis infark, dokter juga menemukan kadar gula darah yang tinggi: 400 mg/dl, kadar normal, 90-120 mg/dl.

drg. Suyatno Sutopo, diabetes mellitus terkontrol berkat teripang / gamat

Penyakit yang disebut pertama, akhirnya sembuh setelah Suyatno dirawat selama 10 hari. Sayang, kadar gula yang menjulang itu tak kunjung turun. la positif mengidap diabetes mellitus. Itulah sebabnya ia mengkonsumsi obat penurun kadar gula darah seperti glibenklamide, amaryl, dan lactibet. Namun, kadar gula darahnya tak kunjung normal. Malahan kondisi kesehatan tubuh Topo -panggilan akrab Suyatno- kerap anjlok.

Keracunan Keton

Suyatno kerap letih dan mudah haus. Padahal, aktifitas sebagai dokter praktek dan dosen di sebuah universitas swasta sangat padat. Alhasil Topo pun kerap absen mengajar dan berpraktek. Meski disiplin mengkonsumsi obat, tetapi kadar gula darahnya tetap tinggi. Oleh karena itu alumnus Fakultas Kedoktcran Gigi Universitas Trisakti itu memutuskan berhenti bekerja sebagai dosen. Dengan istirahat cukup ia berrharap cepat sembuh.

Harapan itu sulit terwujud. la justru berkali-kali menginap di rumah sakit akibat kadar gula yang melambung. Pada Februari 2006, misalnya, ia muntah-muntah akibat kekurangan kalium sehingga kadar gula darahnya melonjak. Itu akibat produksi insulin diabetesi -penderita diabetes mellitus- amat rendah. Kalium bermanfaat meningkatkan kepekaan insulin, sehingga proses pengurasan gula dalam darah berlangsung efektif.

Teripang / Gamat mengandung kolagen yang berperan meregenerasi sel

Akibat minimnya insulin, gula darah tidak digunakan untuk menghasilkan energi. Sebagai gantinya terpaksa tubuh memantfaatkan lemak untuk menghasilkan panas dan tenaga. Tanpa gula, pembakaran lemak tidak berjalan sempurna. Bau keton -senyawa kimia beracun yang bisa menyebabkan darah menjadi asam- pun menguar dari mulut Suyatno.

Itu tanda keracunan keton alias ketosis. Dampak keracunan keton, Suyatno muntah-muntah dan tegang. Jika bertambah buruk, dibarengi kekurangan kalium, menyebabkan koma, bahkan kematian.

Minimnya insulin dari kebutuhan tubuh, menurut Prof Dr Sumali Wiryowidagdo, Apt., guru besar Farmasi Universitas Indonesia, penyebab utama munculnya diabetes. Kadar normal insulin dalam darah 3-20. Hormon itu berperan mengatur kadar gula darah. Jika kadar gula darah melebihi normal, ginjal ikut mengeluarkan gula bersamaan dengan urine.

Gula menarik cairan sehingga volume air kemih berlebihan. Akibatnya, penderita kerap berurin. Karena kehilangan banyak cairan, penderita pun gampang haus. Di lain pihak, glukosa yang terbuang percuma bersama urine menyebabkan tubuh kehilangan energi. penderita penyakit yang ditemukan oleh seorang berkebangsaan Yunani Areteus (81-138 SM) itu, menjadi gampang lelah dan lapar.Untuk informasi pemesanan klik cara pemesanan

Kolagen

Tujuh tahun sudah penyakit kencing manis itu tak kunjung sembuh, meski ditangani serius. Pada Mei 2008, Suyatno mendapat informasi khasiat teripang. Sejak itulah pria kelahiran 14 Oktober 1936 itu rutin mengkonsumsi ekstrak teripang. Dosisnya 2 sendok makan 3 kali sehari. Ekstrak teripang ia konsumsi sejam setelah obat dokter. Namun, 2 bulan berselang gula darah puasanya justru anjok : 80 mg/dl; kadar normal : 126 mg/dl.

Suyatno kemudian bereksperimen hanya mengkonsumsi ekstrak teripang, obat doktcr dikesampingkan. Dosisnya tetap 2 sdm 3 kali sehari. Dua bulan kemudian ayah empat anak itu memeriksakan diri ke dokter. Hasilnya, kadar gula darahnya normal: sebelum makan 113-115 mg/dl dan setelah makan 125-137 rng/dl.

Teripang ampuh menurunkan kadar gula darah karena mengandung minimal 11 asam amino. Kesebelas asam amino itu adalah :

miristat,
palmitat,
palmitoleat,
stearat,
pleat,
linoleat,
arakhsidat,
eicosapantaenat,
behenat,
erusat, dan
dokosaheksacnat.

Kandungan asam eicosapentaenat (EPA) dan asam dokosaheksannat (DHA) relatif tinggi, masing-masing 25,69% dan 3,69%. Nilai EPA besar menandakan kecepatan teripang dalam memperbaiki jaringan rusak dan menghalangi pembentukan prostaglandin penyebab radang tinggi.

Teripang juga kaya protein, mencapai 82%. Menurut Dr Muhammad Ahkam Subroto, Msc. AppSc APU. periset Puslit Bioteknologi LIPI, teripang baik dikonsumsi penderita diabetes. Dari jumlah protein itu 80% berupa kolagen. Protein tinggi itu berperan meregenerasi sel beta pankreas yang memproduksi insulin. Akibatnya, produksi insulin meningkat.