Informasi dan tips cara mengatasi dan mengobati sekaligus menyembuhkan penyakit kanker kelenjar getah bening melalui pengobatan herbal alami kelenjar getah bening dengan cepat aman dan tanfa efeksamping dengan obat herbal kanker kelenjar getah bening XAMthone Plus.

Cara pengobatan penyakit kelenjar getah bening dengan obat herbal XAMthone plus merupakan solusi alternatif pengobatan yang paling aman hal tersebut karena obat herbal kanker kelenjar getah bening XAMthone plus di buat dari bahan bahan alami herbal yaitu dari keseluruhan kulit buah manggis dikombinasi dengan bunga rossele, anggur, buah apel dan madu murni sebagai bahan pengawetnya selain itu juga telah mendapatkan ijin dari Badan POM RI dengan kode TR yang artinya obat tradisional atau herbal buatan lokal atau buatan dalam negeri berikut nomor registerasi terdaftar di Badan POM TR 083691231 dan terdaftar di Majelis Ulama Indonesia atau MUI no 00120051100709.

Mengapa obat herbal kanker kelenjar getah bening XAMthone Plus dapat menyembuhkan penyakit kanker kelenjar getah bening?

Jawaban pertanyaan ini terjawab dengan penelitian terkini yang mebuktikan bahwa manggis mengandung antioksidan yang sangat kuat yaitu xanthone, melebihi beberapa kali lipat dari kekuatan viatamin C dan E.

Journal of pharmacology, mempublikasikan bahwa xanthone memiliki efek anti kanker. khasiat xanthone bukan sekedar antioksidan, tetapi juga anti kanker seperti hasil riset moongkardi. penelitian fakultas farmasi Universitas Mahidol itu menguji xanthone dalam riset praklinis dengan SKBR3 alias kultur sel kanker payudara manusia. hasilnya? ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi yang kuat untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. selain itu ekstrak juga bersifat apoptosis atau mendukung penghancuran sel kanker.

Chi Kuan Ho dari Veterans General Hospital dari Taipei mengungkapkan bahwa turunan xanthone mujarab mengatasi sel HCCS Hepatocellurar carcinomas atau kanker hati. turunan xanthone itu adalah Garcinone E. kami menyarankan bahwa garcinone E mungkin berpotensi untuk digunakan dalam perawatan beberapa tipe kanker yang berhubungan dengan pencernaan dan paru-paru.

Fungsi xanthones adalah menjelajah seluruh tubuh, menetralkan radikal bebas, sehingga tubuh kita menjadi lebih bersih dan lebih sehat dari sebelumnya. xanthones yang terdapat dalam kulit manggis mempunyai sifat sebagai anti kanker, antiinflammatori, antimikroba, menurunkan kolesterol, antifiral, anti cendawan, anti parasit, antialergi, membantu menurunkan tekanan darah, menjaga stamina agar tetap prima, membantu menurunkan berat badan, menjaga kekebalan tubuh terhadap penyakit, melindungi hati, memerangi diare, analgesik, anti-parkinson,anti-alzhemire, pencegah depresi, menurunkan demam.

Sebuah penelitian di singapura menunjukkan bahwa sifat antioksidan pada buah manggis jauh lebih efektif bila dibandingkan dengan antioksidan pada rambutan dan durian. xanthone tidak ditemui pada buah buahan lain-nya kecuali pada buah manggis, karena itu manggis di dunia diberikan julukan “Queen of Fruit” atau siratu buah.

Dari berbagai penelitian kandungan xanthone dan deviratnya efektif melawan kanker payudara secara in-vitro, dan obat penyakit jantung. khasiat garcinone E (devirat xanthone) ini jauh lebih efektif untuk menghambat kanker bila dibandingkan dengan obat kanker seperti flaraucil, cisplatin, vincristin, metohotrexete, dan mitoxiantrone.

(Sumber BPTP oleh Kasma Iswari dan Tri Sudaryono).

Dikutif dari beberapa pendapat para ahli diantaranya :

Menurut Dr. Ir. Warid Ali Qosim, M.S, selain buah, kulit buah manggis juga dimanfaatkan sebagai pewarna alami dan bahan baku obat-obatan. kulit buah mengandung senyawa xanthone yang meliputi mangoostin, mangostenol, mangostinon A, Mangostenon B, trafezifolixanthone, tovophyllin B, alfa mangoostin, beta mangoostin, garcinone B, Mangostanol, flavonoid epicatechin dan gartanin. senyawa tersebut sangat bermanfaat untuk kesehatan. senyawa xanthone tersebut hanya dihasilkan dari geneus garcinia. diluar negeri kulit buah manggis sudah dibuat kapsul yang digunakan untuk suplemen diet, antioksidan,dan anti kanker. Hasil penelitian menunjukan, ekstrak kulit manggis mempunyai aktifitas melawan sel kanker meliputi breast, liver, dan leukimia. selain itu juga digunakan untuk anti-histamin, anti-inflamasi, menekan sistem syaraf pusat, dan tekanan darah, serta cyanidin-3-sphoroshide, cyanidin-3-glucoside.

Menurut Dr. Ir. Raffi Pharamawati, xanthone merupakan molekul besar yang terdiri dari berbagai komponen super anti oksidan,